Skip to main content

follow us


Apa yang dimaksud dengan asuransi? Asuransi adalah produk perlindungan yang diberikan oleh perusahaan asuransi yang sudah terdaftar di otoritas jasa keuangan. Keberadaan asuransi sekarang ini dinilai sangat penting untuk melindungi aset berharga dari resiko yang bisa mengurangi atau menghilangkan nilai dari aset kita.

Pada kesempatan kali ini. AsuransiD akan membahas mengenai perusahaan asuransi (insurance company), apa saja manfaat asuransi bagi kehidupan manusia dan jenis jenisnya yang bisa anda pilih sesuai kebutuhan. Mari simak pembahasannya dibawah ini.

Perusahaan asuransi bisa dikatakan sebagai suatu institusi pelayanan jasa yang melakukan perjanjian asuransi dengan para nasabah yang mendaftar dan membayar premi rutin tiap periode tertentu, kemudian perusahaan ini akan memberikan segenap perlindungan dari kerugian-kerugian yang mungkin dialami nasabah pengguna jasa itu.

Baca juga : Contoh dan Syarat Asuransi yang Diperbolehkan dalam Islam

Beberapa contoh Perusahaan Asuransi yang mungkin sering anda dengar di televisi maupun media sosial antara lain yaitu AIA Financial, AXA MANDIRI, Allianz, ManuLife, Prudential dan masih banyak lagi.

Fungsi dan manfaat asuransi ini pun beragam pula, mulai dari prasarana Menabung, perolehan rasa aman, pengalokasian biaya, penjaminan kredit hingga produktivitas usaha tertanggung yang akan terus meningkat.

Perkembangan perusahaan asuransi di Indonesia termasuk salah satu bidang usaha yang tergolong pesat dan diminati. Anda pasti sering mendengar macam-macam asuransi yang tersebar dimana-mana. Jenis-Jenis asuransi itu sebut saja seperti asuransi pendidikan, asuransi perjalanan, asuransi kendaraan, asuransi kredit, asuransi kesehatan, asuransi bisnis, asuransi jaminan hari tua dan sebagainya.

Pengertian Asuransi Menurut Para Ahli dan Undang Undang Dasar


Lalu, bagaimana pandangan dan arti usaha jasa ini menurut para ahli? Berikut ini adalah beberapa Definisi lengkap menurut ahli pada bidang masing-masing:

Menurut Prof. Wiryono Prodjodikoro, SH, perusahaan asuransi adalah perusahaan yang menyediakan suatu kesepakatan perjanjian antara bidang usaha penyedia jada dengan klien (pihak yang dijamin), untuk dilindungi dari beberapa kerugian yang mungkin dialami setelah perjanjian tersebut, dengan syarat: melakukan pembayaran rutin per-periode yang ditentukan.

Baca juga : 11 Film Tema Asuransi yang Layak di Tonton

Menurut Prof. Mehr dan Cammack, perusahaan asuransi yang memberikan alat untuk mengurangi risiko finansial dengan sebuah pengumpulan unit-unit eksposur dalam jumlah yang cukup, agar kerugian individu bisa diperkirakan. Lalu, kerugian yang diramalkan itu dipikul merata oleh mereka yang tergabung.

Prof. Mark R. Green berpendapat bahwa bahwa asuransi yaitu suatu lembaga ekonomi yang bertujuan untuk mengurangi berbagai risiko, dengan cara menggabungkan suatu pengelolaan sejumlah objek dalam jumlah besar, sehingga kerugian tersebut secara menyeluruh bisa diramalkan dalam batas-batas tertentu.

C. Arthur William Jr. dan Richard M. Heins berpendapat bahwa asuransi dilihat dari dua arah yaitu ekonomi dan hukum. Asuransi ialah sebuah pengaman terhadap suatu kerugian keuangan yang dilakukan oleh seorang penjamin (ekonomi). Asuransi adalah sebuah persetujuan dimana dua atau lebih orang atau badan mengumpulkan dana untuk menanggulangi suatu kerugian keuangan (hukum).

Berdasarkan Pasal 1 ayat 1 UU No. 2 (1992) mengenai Usaha Perasuransian berbunyi "Perjanjian antara dua pihak atau lebih, dimana pihak penjamin mengikatkan diri pada yang dijamin, dengan menerima bayaran asuransi, untuk memberikan penggantian kepada yang dijamin karena suatu keugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan....

....atau tanggung jawab hukum pihak ketiga yang mungkin akan diderita yang dijamin, yang timbul dari sebuah peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan sebuah pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.”

Menurut Pasal 246 KUHD (Kitab Undang-undang Hukum Dagang) menyatakan bahwa asuransi atau pertanggungan ialah suatu perjanjian dimana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang Tertanggung, dengan menerima suaatu premi, untuk penggantian kepadanya karena sebuah kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tentu.”

Jenis dan macam asuransi


Seperti yang sudah saya jelaskan di awal-awal paragraf diatas, terdapat beberapa jenis dan manfaat yang diperoleh dari setiap macamnya.

Baca juga : Materi Asuransi, Defenisi, Jenis dan Tujuan Asuransi secara Umum

Sebagai contoh saat anda memiliki asuransi perjalanan, maka ketika melakukan touring ke suatu tempat kemudian anda kehilangan barang atau mengalami kerugian lainnya, maka badan pertanggungan tadi akan bertanggung jawab. Lalu, apa saja penggolongan asuransi dan beserta manfaatnya tersebut? yaitu :

a. Asuransi Pendidikan
b. Asuransi Kesehatan
c. Asuransi Perjalanan
d. Asuransi Kepemilikan Rumah dan Properti
e. Asuransi Bisnis
f. Asuransi Kredit
g. Asuransi Kendaraan
h. Asuransu Umum
i. Asuransi Jaminan Hari Tua (JHT)

Manfaat asuransi


Setiap tipe asuransi diatas memiliki perbedaan pula terutama dari segi manfaat, premi, pertanggungan, model jasa, pelayanan hingga penyedia. Namun Fungsi Asuransi secara umum adalah sebagai berikut :

Bisa meningkatkan efisiensi, karena tidak perlu mengadakan pengamanan dan pengawasan secara khusus akan perlindungan yang tentunya memerlukan tenaga, waktu dan biaya yang berlebih.

Bisa mentransfer risiko yaitu membayar biaya yang terbilang minim, seseorang atau perusahaan dapat memindahkan ketidakpastian atas hidup maupun harta bendanya (resiko) ke perusahaan asuransi yang dipilih.

Memeratakan biaya, yaitu dengan mengeluarkan biaya yang jumlahnya tertentu dan tidak perlu mengganti juga membayar sendiri kerugian yang timbul yang jumlahnya tidak tentu dan tidak pasti.

Sebagai dasar bagi pihak bank dalam memberikan kredit. Hal ini dikarenakan pihak bank membutuhkan jaminan perlindungan atas agunan yang diberikan oleh peminjam.

Sebagai tabungan, karena jumlah yang dibayar terhadap pihak asuransi yang akan dikembalikan dalam jumlah lebih besar. Seperti ini khusus berlaku bagi asuransi jiwa.

Baca juga : Tips Memilih Perusahaan Asuransi Terbaik untuk Orangtua dan Anak

Bisa menutup Loss of Earning Power, yaitu seseorang bisa juga badan usaha pada saat tidak bisa berfungsi atau bekerja secara normal.

Membantu Mengelola Keuangan dengan sangat baik

Memberikan jaminan perlindungan dari berbagai risiko kerugian yang dialami nasabah.

Contoh Perusahaan Asuransi Milik Pemerintah dan Swasta


Data ini saya dapatkan dari beberapa sumber di internet.

Daftar Perusahaan Asuransi Milik Pemerintah (BUMN)

PT. Danareksa
PT. ASABRI
PT. Asuransi Jasa Indonesia
PT. Jiwasraya
PT. Jasa Indonesia
PT. Jasa Raharja
PT. Asuransi Kesehatan Indonesia
PT. Taspen
PT. Jamsostek
PT. Reasuransi Umum Indonesia
Perum. Pegadaian
Perum. Sarana Pengembangan Usaha
PT. Kliring Berjangka Indonesia
PT. Permodalan Nasional Madani
PT. PANN Multi Finance

Daftar Perusahaan Asuransi milik Swasta Nasional

PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri)
PT Asuransi Sinar Mas
Produk PT Asuransi Sinar Mas

Daftar Perusahaan Asuransi milik Swasta Asing

Allianz
Astra Buana (Garda Oto)
Prudensial
Zurich
AIA
Avrist General
Sequis Life Indonesia
AXA Indonesia
Cigna Indonesia
Great Eastern Life Indonesia (Gelindo)
Great MLC Indonesia
Sun Life Financial Indonesia
Commonwealth Life Australia & Singapore
MAA General Insurance
AIG Indonesia
Mitsui Sumitomo Indonesia
Tokio Marine Indonesia

Baca juga : 10 Website Asuransi Informasi dan Produk di Indonesia

Asuransi memang sangat penting, walaupun belum banyak yang tahu apalagi memanfaatkannya. Akan tetapi seiring perkembangan teknologi dan kemajuan zaman, kami yakin masyarakat di tanah air akan mulai merasakan manfaat dan memikirkan untuk membeli produk asuransi ini.

Demikianlah ulasan mengenai Definisi Perusahaan Asuransi, Contoh, Jenis dan Manfaatnya kali ini, semoga bermanfaat buat anda pengunjung AsuransiD. Jangan lupa berikan komentar anda dan bagikan tulisan ini di media sosial.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar