Pentingnya Perlindungan Asuransi dan Jaminan Sosial Bagi Fresh Graduate


Bekerja tentunya membutuhkan kenyamanan dan keamanan untuk berproduksi secara efektif dan efisien. Namun bagi kalangan milenial, keselamatan kerja seakan dilupakan dan mereka lebih menyukai tantangan tanpa adanya perlindungan seperti asuransi dan jaminan sosial. Bagaimana ini bisa terjadi?

Apakah anda setuju kalau pekerjaan bisa menunjang kesejahteraan hidup? Pekerjaan juga bermanfaat memberikan keuntungan sosial bagi anda sendiri, keluarga, dan masyarakat sekitar. Akan tetapi saat memasuki dunia kerja untuk pertama kalinya, kaum milenial seringkali sulit untuk beradaptasi karena kurangnya pengalaman kerja.

Hal ini semakin diperparah dengan pendidikan yang tidak sesuai dengan kebutuhan penyedia kerja, dan bahkan kesulitan mencari pekerjaan karena terbatasnya jumlah lapangan kerja. Ketika mendapatkan pekerjaan pun, banyak milenial tidak memiliki banyak pilihan.

Baca juga : Pentingnya Asuransi dan Perlindungan Jaminan Sosial di Tempat Kerja

Kita kebanyakan dihadapkan dengan kerentanan kehilangan pekerjaan, melakukan pekerjaan apa saja demi mendapatkan pengalaman, dan bahkan terkadang mengambil pilihan pekerjaan dengan gaji rendah namun penuh dengan resiko kerugian dan kecelakaan.

Persoalan milenial yang tidak bisa menuntut hak mereka sebagai pekerja  karena takut dipecat, atau mendapat label sebagai pembuat onar. Perubahan yang cepat dalam dunia kerja dan kondisi kerja, akan membuat fleksibilitas yang lebih besar dalam lapangan pekerjaan.

Seperti misalnya jam kerja yang fleksibel, kontrak kerja dengan jangka waktu lebih pendek, lokasi kerja yang dapat berpindah, pengaturan upah yang beragam serta kemudahan dalam mempekerjakan maupun memecat pekerja.

Kondisi ini mengakibatkan banyak milenial mengambil pekerjaan di sektor informal yang biasanya berpendapatan rendah. Ditambah lagi kurangnya perlindungan pekerja, dan adanya PHK tanpa pemberitahuan atau kompensasi.

Baca juga : Download 7 Aplikasi Asuransi Terbaik untuk Smartphone dan PC

Mengapa milenial cenderung tidak memiliki jaminan sosial seperti asuransi kesehatan atau pensiun? Karena mereka tidak atau belum mengetahui mengenai pentingnya hal tersebut dari lembaga pendidikan formal yang selama ini mereka jadikan tempat menuntut ilmu.

Tahukah anda kalau milenial memiliki kemungkinan tiga kali lebih besar untuk menjadi pengangguran dibanding orang dewasa yang profesional? Inilah akibatnya banyaknya penyedia kerja yang memberikan kepercayaan lebih kepada pekerja dewasa dibanding milenial.

Bagaimana kita dapat mempersiapkan diri agar beradaptasi dalam dunia kerja secara nyata? Kita harus memahami terlebih dahulu bahwa kita semua berhak mendapatkan pekerjaan yang layak sekaligus mendapatkan perlindungan sebagai pekerja dalam suatu perusahaan.

Kerja layak mencakup peluang kerja dengan penghasilan yang sesuai dengan kompetensi, adanya kenyamanan di tempat kerja, adanya perlindungan sosial, adanya kesempatan mengembangkan diri, adanya kebebasan berpendapat dan berorganisasi, serta adanya perlakuan dan kesempatan yang sama bagi semua.

Baca juga : 11 Film Movie Asuransi yang Layak di Tonton Bersama Keluarga

Kamu harus bisa memastikan bahwa tempat kerja yang dipilih tidak mendiskriminasi pekerja karena perbedaan jenis kelamin, usia, ras, etnis, agama, orientasi seksual, atau keadaan lainnya seperti disabilitas dan faktor pembeda lain selain kemampuan dan keahlian dalam bekerja.

Sebenarnya negara kita Indonesia sudah meratifikasi dan mengesahkan beberapa konvensi dari Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) dalam hal perlindungan hak para pekerja. Konvensi ini diadaptasi dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003.

Seperti misalnya negara yang sudah menyetujui standar ILO tersebut harus memiliki standar usia minimun untuk bekerja, gaji, waktu kerja, perlindungan pekerja, kesehatan dan keselamatan kerja, dan juga pengawasan ketenagakerjaan.

Anda harus memahami hak sebagai pekerja milenial dengan memahami peraturan ketenagakerjaan
agar tidak tereksploitasi dalam dunia kerja. Dengan memahami hak kerja, kita akan memahami
pihak yang bisa membantu menyelesaikan pertikaian dan konflik yang mungkin terjadi dalam dunia kerja.

Baca juga : 3 Cara Menghindari Investasi Asuransi Bodong dan Palsu

Bagaimana, sudah memahami betapa pentingnya asuransi dan perlindungan jaminan sosial bagi kamu pekerja milenial, fresh graduate dan baru minim pengalaman kerja. Semoga bermanfaat bagi kalian. jangan lupa berikan komentar dan bagikan tulisan ini di media sosial mu ya.

Belum ada Komentar untuk "Pentingnya Perlindungan Asuransi dan Jaminan Sosial Bagi Fresh Graduate"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel