Tips Menabung Asuransi untuk Pekerja, Gaji dibawah 10 Juta Per Bulan


Kali ini AsuransiD akan membahas mengenai Tips Menabung Asuransi untuk Pekerja  dengan Gaji dibawah 10 Juta Per Bulan. Jadi sebelum kami melanjutkan postingan kali ini, tidak ada salahnya anda mempersiapkan diri dan memperbaiki posisi duduk untuk membaca yang lebih sehat.

Bagaimana cara menabung melalui berbagai instrumen seperti logam mulia, kemudian yang kedua properti, dan yang ketiga adalah menabung lewat saham. Dan pada kesempatan kali ini kami akan membahasnya dengan lebih detail. Dan tentunya supaya menambah wawasan anda.

Kami spesifikasikan untuk anda yang berpenghasilan di bawah 10 juta Rupiah per bulan. Tips ini mungkin juga cocok bagi para karyawan, juga cocok bagi para pengusaha-pengusaha kecil yang tentunya memiliki penghasilan di bawah 10 juta Rupiah per bulan.

Baik itu dari keuntungan atau hasil perputaran bisnis anda memiliki profit di bawah 10 juta. Disini kami akan membahas dahulu, yang pertama adalah menabung lewat asuransi.

Banyak yang bertanya tentang maksud dari menabung asuransi. "Pak, menabung asuransi itu bagaimana?" Tentu hal ini masih agak asing di Indonesia. Pemerintah pun baru saja memulai program ini sekitar beberapa tahun yang lalu.

Baca juga : Kesalahan yang Sering Kita Lakukan Saat Membeli Asuransi Pertama Kalinya

Jadi tentu masih asing di telinga anda tentang istilah 'menabung asuransi'. Dan tentunya ketika orang mendengar kata 'menabung asuransi', masih banyak kontroversi tentang hal ini. Banyak yang menganggap bahwa asuransi itu adalah perjudian, menabung asuransi tidak sesuai dengan ajaran agama dan sebagainya.

Kami tidak akan membahas itu. Tetapi yang ingin kami bahas disini adalah : "bagaimana sebenarnya asuransi itu?"

Pada konotasinya, 'anda menabung dan memproteksi diri anda dari berbagai resiko'. Jadi sebaiknya anda tidak berpikir yang aneh-aneh tentang asuransi. Tetapi coba pikirkan seumpama asuransi itu adalah anda memiliki aset yang terlindungi dari segala resiko kerugian.

Jadi kalau misalkan sekarang ada sebuah perusahaan yang sudah menjamin resiko anda,  maka anda sudah memiliki tabungan asuransi. Contohnya seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi properti dan sebagainya.

Disini kami hanya membahas tentang bagaimana cara anda agar bisa menabung sebagai investornya atau sebagai seorang penabung.

Menjadi investor artinya anda menabung. Jadi kalau anda setiap bulan ada uang lebih, anda tabung, lalu kunci. Sudah, tidak perlu dilihat.

Tidak usah dilihat perkembangan nilai asuransi anda naik atau turun. Jadi kemana anda menabung asuransi? Kami jawab melalui banyak perusahaan yang berkualitas saat ini. Anda harus pergi ke perusahaan asuransi.

Disana anda akan diajarkan bagaimana cara membuka rekening asuransi dan sebagainya. Sekarang hanya dengan modal beberapa ratus ribu per bulan dengan membayar premi saja anda sudah bisa membeli asuransi atau menabung asuransi.

Baca juga : Cara Sederhana Menghitung Nilai UP dari Asuransi Jiwa

Dan jika anda konsisten menabung setiap bulan, itu sangat luar biasa. Itu yang pertama. Kalau misalkan anda ingin bertanya lebih jauh tentang asuransi, anda bisa konsultasi disitu. Di perusahaan asuransi ada rekomendasi asuransi apa yang baik untuk dibeli.

Kunci penghasilan anda. Yang kedua adalah kami membahas tentang asuransi properti. Kami tidak tahu apakah di desa anda atau di kota anda ada properti yang bisa dicicil hanya dengan 1 juta Rupiah per bulan.

Tetapi sekarang di kota besar seperti di Jakarta dan Surabaya, sudah ada apartemen yang dapat dicicil dengan 1 juta Rupiah per bulan. Dan sudah ada model skemanya. Menurut kami ini juga termasuk salah satu jenis cara menabung yang baik.

Karena hanya dengan 1 juta, anda bisa memiliki 1 unit apartemen. Ini adalah cara menabung yang baik. Dan tentunya anda juga harus tahu bagaimana kualitas developer tersebut.

Jadi kalau di kota anda belum ada, kami tidak merekomendasikan hal ini. Karena anda hanya bisa memiliki properti jika anda memiliki jumlah uang yang sangat besar. Atau anda memiliki penghasilan di atas 10 juta Rupiah.

Jadi dua cara di atas kami sarankan apabila anda punya penghasilan di atas 10 juta. Sebaiknya anda membeli cash atau kredit, itu tidak masalah. Tetapi kalau anda tidak mau membeli cash, anda ingin menabung dengan angsuran dan sebagainya, kedua cara ini bisa dipakai.

Tetapi dari dua cara menabung di atas, yang paling kami rekomendasikan adalah cara yang ketiga. Yaitu apa? Menabung logam mulia. Terus terang kami baru saja mendapatkan informasi ini di Indonesia. Dulu waktu kami masih kecil, kami tahunya logam mulia itu identik dengan emas.

Emas itu adalah salah satu logam mulia. Logam mulia itu macamnya cukup banyak. Seperti berlian, batu mulia dan sebagainya. Tetapi yang mau kami sampaikan disini adalah logam mulia dalam bentuk emas. Mengapa harus emas?

Karena menurut kami, emas itu adalah suatu logam mulia yang sudah terbukti daru zaman ribuan tahun yang lalu sampai sekarang, nilai ketahanannya itu cukup baik. Tetapi yang kami tahu dahulu waktu kami masih kecil, emas itu tidak bisa dibeli dalam bentuk cicilan.

Baca juga : Hati hati, Begini Cara Membedakan Kartu Asuransi BPJS Asli dan Palsu

Karena emas itu harus dibeli dalam bentuk satu bongkahan. Mungkin 100 gram, 1 kilogram dan sebagainya. Dan jumlah uangnya tentu besar sekali. Seperti apabila anda membeli properti. Dan akhirnya orang berpenghasilan 10 juta, sepertinya sangat sulit memiliki emas dalam bentuk bongkahan.

Akhirnya, mungkin anda membeli dalam bentuk perhiasan. Kami tidak merekomendasikan membeli atau menabung dalam bentuk perhiasan. Mengapa? Karena perhiasan tersebut nantinya, nilai valuasinya akan menurun.

Tetapi kalau anda membeli dalam bentuk logam mulia, bongkahan, itu yang kami rekomendasikan. Tetapi permasalahannya satu. 'uangnya tidak ada'. Bagaimana bisa membeli bongkahan emas? 10 gram saja tidak mampu, apalagi 100 gram atau 1 kilogram?

Baru-baru ini, kebetulan kami mendapatkan informasi dari sebuah BUMN yang cukup terkenal di Indonesia, yaitu Pegadaian. Disini kami tertarik dengan brosurnya, "Menabung 5 ribu Rupiah bisa menjadi emas"

Dan satu lagi, "Investasi emas bisa membeli masa depan". Pertama kali, kami merasa aneh. Pegadaian itu bukankah tempat untuk menggadaikan sesuatu? Tetapi belakangan ini mungkin Pegadaian melihat suatu peluang bahwa Indonesia itu pangsa pasarnya sangat besar.

Dan tentunya hanya dengan uang sebesar 5 ribu Rupiah, anda bisa memiliki emas. Caranya bagaimana?? Anda bisa menabung dengan bentuk seperti ini. Kebetulan ini sangat luar biasa, yaitu nama produknya adalah “Pegadaian Tabungan Emas”.

Mengapa harus emas? Kami punya 3 alasan. Yang pertama, kita cek harga emas disini. Pada tahun 2000, harga emas per gram'nya hanya 70ribu-80ribu Rupiah. Dan sekarang di data terakhir pada tahun 2017, harga emas itu sempat menyentuh 560 ribu Rupiah. Itu berarti kenaikannya sampai 8 kali lipat.

Kalau kenaikannya sampai 8 kali lipat, bisa anda bayangkan bahwa valuasi atau ketahanan emas itu sangat tinggi. Alasan yang kedua, emas itu sangat liquid. Liquid itu artinya mudah dicairkan. Jadi kalau anda butuh uang sewaktu-waktu, misalkan untuk pesta pernikahan.

Atau untuk biaya anak sekolah, kebutuhan sehari-hari dan sebagainya. Emas ini bisa dicairkan sewaktu-waktu. Kalau anda menabung yang lain seperti properti dan sebagainya, itu tidak liquid. Jadi tidak seketika bisa anda pasarkan.

Dan yang ketiga, bisa anda cicil mulai dengan uang sebesar 6 ribu Rupiah. Terus terang alasan yang ketiga ini adalah hal yang luar biasa dan baru saja ada dalam setahun belakangan. Jadi rekomendasi kami dalam 3 cara menabung yang benar', postingan kami sebelumnya.

Baca juga : 3 Cara Menghindari Investasi Asuransi Bodong dan Palsu

Dan sekarang '3 cara menabung untuk anda yang berpenghasilan di bawah 10 juta'. Kami sangat menyarankan anda sebaiknya investasilah pada logam mulia. Selamat menabung. Ingat, disini kami memperjelas bahwa menabung adalah hal yang bisa membuat anda kaya raya.

Dan kami mau menggaris bawahi, bahwa kami disini bukanlah promosi atau menjadi brand ambassador dari Pegadaian. Jadi kami mendukung Pegadaian karena murni kami melihat produk ini bagus. Karena itulah kami sangat merekomendasikan.

Demikianlah pembahasan seputar Tips Menabung dan Asuransi untuk Pekerja  dengan Gaji dibawah 10 Juta Per Bulan kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi anda.

Belum ada Komentar untuk "Tips Menabung Asuransi untuk Pekerja, Gaji dibawah 10 Juta Per Bulan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel